Pemerintah Optimis Perbatasan Indonesia Semakin Tangguh dan Berdaulat

Pemerintah Optimis Perbatasan Indonesia Semakin Tangguh dan Berdaulat

Pemerintah Optimis Perbatasan Indonesia Semakin Tangguh dan Berdaulat

Badan Nasional Pengelola Perbatasan Republik Indonesia (BNPP RI)  menargetkan pembangunan kawasan perbatasan pada 18 provinsi hingga 22 Pusat Kegiatan Strategis Nasional (PKSN) selama periode RPJMN 2025–2029.

BNPP RI optimistis pengelolaan perbatasan Indonesia ke depan akan semakin tangguh, berdaulat, serta mampu menjadi lokomotif pertumbuhan ekonomi di wilayah terluar negara.

Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Djamari Chaniago menegaskan pentingnya pengelolaan perbatasan yang terencana, kolaboratif, dan berdampak langsung pada peningkatan keamanan serta kesejahteraan masyarakat perbatasan.

Dalam arahannya, Djamari Chaniago yang juga Ketua Pengarah BNPP RI ini menyampaikan tiga pesan kunci terkait penguatan tata kelola perbatasan.

“Seluruh program pembangunan perbatasan harus dikoordinasikan secara terpadu agar efektif memperkuat kedaulatan, meningkatkan kesejahteraan, dan menjadikan perbatasan sebagai beranda terdepan bangsa,” ujarnya saat Rakorendal Pengelolaan Batas Wilayah Negara dan Kawasan Perbatasan Tahun 2025,  Selasa (18/11/2025).

“Serta meminta kepada pemerintah daerah agar pemerataan pembangunan di kawasan perbatasan menjadi perhatian bersama,”pungkasnya.

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menegaskan tiga mandat utama BNPP RI dalam pengelolaan perbatasan. Pertama, penyelesaian segmen batas negara, baik darat maupun laut, termasuk sejumlah titik krusial seperti di Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, wilayah Oecusse di Timor Leste, dan segmen di Pulau Sebatik.Djamari juga menekankan kewajiban seluruh kementerian/lembaga untuk menyusun program berbasis Rencana Induk (Renduk) BWNKP.

“Komunikasi dengan otoritas negara tetangga terus kami bangun agar penyelesaian batas dapat dilakukan secara tuntas,” jelasnya.

2 Oknum TNI Dihadirkan saat Rekonstruksi Pembunuhan Kacab Bank BUMN, Ini Tampangnya!

2 Oknum TNI Dihadirkan saat Rekonstruksi Pembunuhan Kacab Bank BUMN, Ini Tampangnya!

Oknum TNI dihadirkan dalam rekonstruksi pembunuhan Kacab Bank BUMN

 Ditreskrimum Polda Metro Jaya menggelar rekonstruksi kasus dugaan penculikan dan pembunuhan Kepala Kantor Cabang Pembantu (Kacab) Bank BUMN, inisial MIP, di pelataran Polda Metro Jaya pada Senin (17/11/2025). Dua oknum TNI, Serka N dan Kopda FH pun dihadirkan dalam rekonstruksi.

Berdasarkan pantauan, kedua oknum TNI dari kesatuan Kopassus terlihat mengenakan pakaian berwarna kuning. Di bajunya terdapat tulisan Tahanan Militer, berbeda dengan belasan tersangka lainnya yang mengenakan pakaian berwarna oranye bertuliskan Tahanan Polda Metro Jaya.

Kedua oknum tersebut memeragakan perannya masing-masing saat menjalani rekonstruksi di pelataran sekitar Gedung Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Di antaranya, adegan yang dilakoni keduanya berupa pertemuan dengan tim yang disiapkan untuk menculik korban.

Serka N sempat melakukan pertemuan dengan tiga orang tersangka, yakni Dwi Hartono, Johanes Joko, dan Antonius Aditya. Lalu, N menghubungi Kopda FH terkait tim penculik hingga akhirnya FH bertemu tim tersebut di kawasan Cijantung, Jakarta Timur.

Dalam rekonstruksi hadir Polisi Militer, Ditreskrimum Polda Metro Jaya, tim Kejaksaan, keluarga korban dan pengacaranya, hingga LPSK.

“Betul rekonstruksi perkara pembunuhan kepala cabang Bank BUMN oleh Subdit Jatanras Dit Reskrimum PMJ,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Bhudi Hermanto.

8 Bulan Hilang Tanpa Jejak, Marbot Masjid Lihat Bocah Alvaro Kiano Diduga Diculik Pria Misterius

8 Bulan Hilang Tanpa Jejak, Marbot Masjid Lihat Bocah Alvaro Kiano Diduga Diculik Pria Misterius

Ilustrasi Penculikan/ist

Ada saksi yaitu marbot mesjidnya yang mengtahui terduga pelaku yang bertanya kepada marbot tersebut mengenai Alvaro. Setelah itu terduga pelaku telah menghilang dan masih kami dalam proses pencarian,” kata dia dikutip Sabtu (15/11/2025).

Berdasarkan keterangan saksi tersebut, kata Dwi, orang itu mirip dengan ayah kandung Alvaro. Namun sang ayah hingga kini masih berada di dalam sel tahanan.

“Ciri-cirinya kalau menurut keterangan dari saksi yang melihat dan yang menemui itu seorang pria mirip bapaknya kalau menurut keterangan saksi dengan kulit sawo matang, tinggi sekira 160cm-an,”ujarnya.

“Pokoknya kalau dari keterangannya mirip dengan bapaknya makanya si saksi ini nggak mencurigai lah kalau itu memang terduga pelakunya,” tutup Dwi.

Kas138

Roy Suryo Cs Haqul Yakin Tidak Ditahan Usai Diperiksa, Kembali Sindir Firli Bahuri dan Silfester Matutina

Roy Suryo Cs Haqul Yakin Tidak Ditahan Usai Diperiksa, Kembali Sindir Firli Bahuri dan Silfester Matutina

Roy Suryo Cs Haqul Yakin Tidak Ditahan Usai Diperiksa

Polda Metro Jaya melakukan pemeriksaan terhadap Pakar telematika Roy Suryo, Ahli Digital Forensik Rismon Sianipar dan Pegiat media sosial Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa  sebagai tersangka kasus fitnah ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo alias Jokowi, Kamis, (13/11/2025).

Kuasa hukum Roy Suryo Cs, Ahmad Khozinuddin meyakini bahwa semua kliennya itu tidak akan dilakukan penahanan oleh Polda Metro Jaya.

“Hari ini kami yakin klien kami pun tidak akan dilakukan penahanan,” kata Khozinuddin kepada wartawan di Polda Metro Jaya.

Dirinya pun kembali menyoroti proses hukum eks Ketua KPK Firli Bahuri dan Ketua Umum Solidaritas Merah Putih (Solmet) Silfester Matutina yang tak kunjung ditahan meski sudah tersangka dan terpidana.

“Sebagaimana Polda tidak melakukan penahanan terhadap Firli Bahuri selanjutnya yang harus ditahan karena berkekuatanku tetap adalah Sylvester Matutina karena dia sudah inkrah, dan Sylvester Matutina saat penyidikan di tingkat kepolisian tidak pernah ditahan,” pungkasnya.

Ramalan Cuaca Jabodetabek Hari Ini: Waspada Hujan Disertai Petir! 

Ramalan Cuaca Jabodetabek Hari Ini: Waspada Hujan Disertai Petir! 

Cuaca Jabodetabek

 Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di wilayah Jabodetabek pada Selasa, 11 November 2025, akan didominasi oleh awan tebal sejak dini hari hingga malam hari. Sejumlah wilayah juga berpotensi mengalami hujan ringan hingga sedang, disertai petir dan angin kencang pada pagi dan sore hari.

Pada pagi hari, kondisi berawan tebal masih bertahan di sebagian besar wilayah Jabodetabek. Hujan ringan diprakirakan terjadi di Jakarta Utara, Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Kota Tangerang, dan Tangerang Selatan. Sementara itu, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Kota Depok, Kabupaten dan Kota Bogor, serta Kabupaten dan Kota Bekasi berpotensi diguyur hujan sedang.

Pada siang hingga sore hari, hujan ringan diperkirakan merata di seluruh wilayah DKI Jakarta. Hujan ringan hingga sedang juga berpotensi terjadi di Kota Tangerang, Tangerang Selatan, Depok, Bogor, Bekasi, serta wilayah Kepulauan Seribu.

BMKG mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap potensi hujan yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang, terutama pada pagi dan sore hari di wilayah Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Depok, Tangerang, Tangerang Selatan, Bogor, dan Bekasi.

Survei Indikator: Program 3 Juta Rumah Dongkrak Kepuasan terhadap Presiden

Survei Indikator: Program 3 Juta Rumah Dongkrak Kepuasan terhadap Presiden

Presiden Prabowo Subianto

 Program tiga juta rumah yang digagas Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait memberikan dampak signifikan terhadap tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto.

Menurut Founder sekaligus Peneliti Utama Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi, keberhasilan program ini erat kaitannya dengan kreativitas Maruarar dalam menghadapi keterbatasan pendanaan.

“Maruarar Sirait bekerja mewujudkan program 3 juta rumah rakyat dengan kreatif. Beliau berjuang mencari pendanaan sendiri karena dana APBN yang dialokasikan untuk kementeriannya sangat kecil,” katanya usai menyampaikan hasil survei bertajuk ‘Evaluasi Publik Atas Kinerja Satu Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran’, Sabtu (8/11/2025).

Keberhasilan implementasi ini, lanjut Burhanuddin, meski dengan keterbatasan anggaran, namun dampak dari program ini luar biasa. Program ini menjadi salah satu faktor utama yang mendorong naiknya tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Presiden.

Korelasi yang kuat dengan kepuasan publik hasil survei Indikator Politik Indonesia menunjukkan bahwa dari kelompok responden yang mengetahui program tiga juta tumah, mayoritas atau 51,8% merasa puas atau sangat puas (terdiri dari 46,3% cukup puas dan 5,5% sangat puas).

Korut Tembakkan Rudal Balistik ke Laut, Rudal Diduga Jatuh Dekat Wilayah Jepang

Korut Tembakkan Rudal Balistik ke Laut, Rudal Diduga Jatuh Dekat Wilayah Jepang

Ilustrasi. (Foto: KCNA)

 Korea Utara pada Jumat (7/11/2025) menembakkan rudal balistik ke arah laut lepas pantai timurnya, menurut laporan Korea Selatan dan Jepang. Ini menjadi peluncuran rudal terbaru Korea Utara dalam dua pekan terakhir.

Militer Korea Selatan mengatakan rudal balistik jarak pendek yang diduga diluncurkan dari wilayah barat laut Korea Utara dekat perbatasan China, dengan jarak tempuh sekitar 700 km.

Sistem pengawasan Korea Selatan dan Amerika Serikat (AS) mendeteksi persiapan peluncuran dan melacak proyektil yang sedang terbang, kata militer. Informasi tersebut dibagikan dengan Jepang, demikian dilaporkan Reuters.

Pemerintah Jepang juga mengatakan Korea Utara telah menembakkan apa yang kemungkinan merupakan rudal balistik, yang diduga jatuh di luar zona ekonomi eksklusif Jepang.

Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi menyatakan tidak ada laporan kerusakan yang terkonfirmasi.

Saat mengunjungi Korea Selatan pekan lalu, Trump mengulangi kesediaannya untuk duduk bersama pemimpin Korea Utara Kim Jong Un, meningkatkan harapan bahwa keduanya dapat mencapai kesepakatan terakhir untuk bertemu.

MKD: Ahmad Sahroni, Nafa Urbach dan Eko Patrio Terbukti Melanggar Etik

MKD: Ahmad Sahroni, Nafa Urbach dan Eko Patrio Terbukti Melanggar Etik

Ahmad Sahroni, Nafa Urbach dan Eko Patrio Terbukti Melanggar Etik/Foto: IMG

Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) menggelar sidang etik terhadap 5 anggota DPR RI nonaktif akibat aksi demo 25-30 Agustus 2025. Hasilnya, hanya 3 orang yang dihukum nonaktif sebagai anggota DPR RI selama beberapa bulan karena melanggar etik DPR RI.

Mereka yang terbukti melanggar etik adalah Nafa Indria Urbach atau Nafa Urbach, Eko Hendro Purnomo atau Eko Patrio, dan Ahmad Sahroni sehingga diberikan hukuman nonaktif selama 3-6 bulan. Sedangkan Surya Utama atau Uya Kuya dan Adies Kadir kembali diaktifkan sebagai anggota DPR RI.

“Dengan ini Mahkamah Kehormatan Dewan memutuskan dan mengadili sebagai berikut,” ujar anggota MKD dalam persidangan saat membacakan putusannya, Rabu (5/11/2025).

Untuk putusan terhadap Adies Kadir, MKD menyatakan teradu 1, Adies Kadir, tidak terbukti melanggar kode etik. MKD meminta teradu 1, Adies Kadir, untuk berhati-hati dalam menyampaikan informasi dan menjaga perilaku untuk ke depan.

“Menyatakan teradu 1, Adies Kadir diaktifkan sebagai anggota DPR RI terhitung sejak putusan ini dibacakan,” tutur anggota MKD.

Untuk putusan terhadap Nafa Urbach, MKD menyatakan teradu 2, Nafa Indria Urbach, terbukti melanggar kode etik. MKD meminta teradu 2 untuk berhati-hati dalam menyampaikan pendapat dan menjaga perilaku untuk ke depan.

“Menyatakan teradu 2, Nafa Urbach, nonaktif selama 3 bulan berlaku sejak tanggal putusan ini dibacakan, yang dihitung sejak penonaktifan yang bersangkutan sebagaimana keputusan DPP Partai Nasional Demokrat,” terang MKD.

Aksi Joget Anggota DPR, Pembawa Musik Ungkap Fakta Mengejutkan saat Sidang Etik Ahmad Sahroni Cs

Aksi Joget Anggota DPR, Pembawa Musik Ungkap Fakta Mengejutkan saat Sidang Etik Ahmad Sahroni Cs

Momen Anggota DPR RI saat Joget/ist

Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) menghadirkan pihak pembawa atau pengiring musik sidang tahunan DPR RI dan DPR RI pada 15 Agustus 2025 yang berujung pada aksi joget anggota para DPR.

Koordinator Orkestra Simfoni Praditya Wiratama dan Paduan Suara Nusantara Universitas Pertahanan, Letkol Suwarko mengatakan, pembawaan lagu daerah di acara sidang tahunan DPR RI dan DPD RI itu dilakukan sesuai arahan panitia penyelenggara.

Dia mengatakan, ada 2 lagu yang dimainkan setelah Presiden RI, Prabowo Subianto berpidato dan pasca acara pokok sidang selesai digelar, yakni lagu Sajojo dan Gemu Fa Mi Re.

“Setelah pak Prabowo Pidato atau sebelum? Musik dilakukan selesai Pidato, artinya ini sudah selesai acara pokok lalu disuguhkan?” tanya Anggota MKD di persidangan, Senin (3/11/2025).

“Setelah. Siap betul,” kata Letkol Suwarko.

Letkol Suwarko menyebutkan, sejatinya tak hanya anggota DPR RI saja yang memberikan respon, tapi juga hampir semua yang hadir di ruangan sidang memberikan respon positif, baik itu dengan berdiri, bertepuk tangan, maupun dengan berjoget.

“Setelah mementaskan apa respon anggota DPR yang hadir disitu?” tanya anggota MKD.

Setelah dipentaskan setelah ada aba-aba, setelah dari Ibu Puan (Ketua DPR RI, Puan Maharani) memberikan kami kesempatan untuk tampil langsung kami mainkan, kami lihat secara spontan karena menurut kami lagunya rancak, gembira karena kita juga persiapan untuk menyambut Hari Kemerdekaan, secara spontan yang kami lihat peserta sidang dan orang yang ada disitu hampir semuanya lebih banyak yang berjoget,” tutur Letkol Suwarko.

“Merespon positif mungkin mereka, yah kami senanglah dengan adanya respon dari mereka kok kita tampilkan lagu-lagu itu mereka langsung ada yang berdiri ada yang langsung joget ada yang ikut nyanyi, kami pun merasa senang, sudah tepuk tangan meriah,” paparnya.

Prabowo Minta Guru dari Selandia Baru Ajarkan Bahasa Inggris kepada Calon PMI

Prabowo Minta Guru dari Selandia Baru Ajarkan Bahasa Inggris kepada Calon PMI

Presiden Prabowo bertemu PM Selandia Baru Christopher Luxon (foto: dok Biro Pers)

Presiden Prabowo Subianto meminta dukungan dari Perdana Menteri (PM) Selandia Baru, Christopher Luxon, agar dapat mengirimkan pengajar dari Selandia Baru, khusus untuk mengajar bahasa Inggris bagi calon pekerja migran Indonesia (PMI).

Prabowo berharap dapat mendirikan lebih banyak sekolah atau tempat kursus bahasa Inggris, bagi calon PMI yang hendak berangkat ke luar negeri.

“Saya juga minta kalau ada guru-guru dari Selandia Baru yang bisa bantu kita. Kita mau menambah sekolah atau kursus-kursus bahasa Inggris untuk pekerja-pekerja kita yang mau ke luar negeri. Saya kira bahasa sangat penting dan ini sedang kita bahas,” kata Prabowo usai pertemuan bilateral dengan Luxon di sela-sela agenda Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) APEC di Gyeongju, Korea Selatan, Sabtu (1/11/2025).

Prabowo menegaskan, bahwa kerja sama di bidang pendidikan menjadi salah satu prioritas utama. Pemerintah Indonesia, lanjutnya, akan mengirimkan lebih banyak mahasiswa untuk belajar di fakultas kedokteran dan kedokteran gigi di Selandia Baru.

“Kita sangat butuh dokter dan dokter gigi,” ucapnya.