Malut United waspadai setiap aspek permainan Persik Kediri”

 Malut United perlu mempersiapkan tim secara maksimal untuk menghadapi rintangan yang disajikan tim tuan rumah Persik dalam pekan ketiga BRI Liga 1 2024-2025 di Stadion Brawijaya, Kediri, Minggu (25/8/2024) pukul 15.30 WIB atau 17.30 WIT.

“Semua tim di Liga 1 punya kualitas bagus. Kami juga harus mewaspadai setiap aspek dalam permainan Persik Kediri,” kata Pelatih Malut United, Imran Nahumarury dalam konferensi pers menjelang laga kontra Persik Kediri, Sabtu (24/8/2024), mewakili rasa hormat dan kewaspadaan Malut United terhadap tim tuan rumah.

Sejarah panjang dan pengalaman Persik Kediri membuat tim berjulukan Macan Putih ini menjadi salah satu klub yang disegani di kasta tertinggi sepak bola Tanah Air.

Kewaspadaan skuad Laskar Kie Raha terhadap Persik menjadi landasan untuk melakukan persiapan secara matang. Pelatih Imran pun sudah memperbaiki kekurangan yang terlihat dalam dua laga pembuka kontra Madura United (1-1) dan Persebaya Surabaya (0-0).

Penyelesaian akhir atau finishing menjadi fokus utama dari evaluasi yang telah dilakukan.

“Tim pelatih bersama pemain sudah memperbaiki kekurangan dalam dua laga sebelumnya. Kami harus mempersiapkan tim sebaik mungkin agar pertandingan besok berjalan sesuai harapan,” kata Imran.

Selain memperbaiki finishing, Malut United terus menyempurnakan lini pertahanan. Beragam strategi juga telah dipersiapkan untuk mengantisipasi setiap situasi dan kondisi di dalam pertandingan.

“Tidak hanya pemain di lapangan, kami juga harus mengantisipasi pemain di bench Persik, ” tutur pelatih yang pernah membela tim nasional Indonesia saat masih aktif bermain.

Persik mampu meraih poin penuh saat melakoni pertandingan kedua kontra PSS Sleman (2-0). Gol dicetak oleh Ramiro Fergonzi (13′) dan Mochammad Supriadi (66′).

Di laga perdana, Persik harus mengakui keunggulan tim tamu Bali United. Berlaga di Stadion Brawijaya, Kediri, Tim Macan Putih asuhan Marcelo Rospide itu menelan kekalahan 1-3.

Satu gol Persik dicetak oleh gelandang Krisna Bayu Otto (74′) setelah sebelumnya Bali United unggul 3-0.

Ritme kebangkitan Persik tak membuat Laskar Kie Raha gentar. Malut United siap berjuang membawa pulang 3 poin dari Kediri.

“Pemain sudah berlatih selama satu minggu setelah pertandingan melawan Persebaya. Kami siap mengikuti instruksi pelatih dan berjuang di lapangan,” ujar bek kiri berusia 20 tahun milik Malut United, Firman Ramadhan.

Firman sebagai salah satu pengisi slot pemain U22 di skuad Malut United memiliki tambahan motivasi untuk tampil maksimal dalam laga kontra Persik.

“Saya akan memanfaatkan kesempatan yang diberikan pelatih dan berkontribusi maksimal untuk tim,” kata Firman.

Perjuangan Malut United dalam laga tandang melawan Persik akan disiarkan di Indosiar pada Minggu (25/8/2024) dengan jadwal kick-off pukul 15.30 WIB atau 17.30 WIT. Pendukung Laskar Kie Raha juga bisa menyaksikan laga Persik vs Malut United melalui layanan live streaming Vidio.

Shin Tae-yong pastikan tak panggil Jordi Amat dan Elkan Baggot

Pelatih tim nasional Indonesia Shin Tae-yong memastikan pemain bertahan Jordi Amat dan Elkan Baggot tak masuk skuad Garuda untuk Kualifikasi Piala Dunia 2026 putaran ketiga September mendatang.

Shin menjelaskan Jordi tengah mengalami cedera dan dipastikan tak akan pulih karena membutuhkan waktu pemulihan selama empat minggu.

“Saat pertandingan Liga Malaysia, Jordi dapat cedera dan tidak pulih-pulih, dan akhirnya harus istirahat sampai empat minggu ke depan. Jadi, saya sudah telepon langsung Jordi dan ya diputuskan, yang sepertinya, susah dibawa,” kata Shin kepada pewarta di Jakarta pada Jumat.

Jordi yang membela klub Malaysia, Johor Darul Takzim, terakhir kali tampil saat semifinal Piala FA Malaysia menghadapi Kedah Darul Aman FC pada 4 Agustus.

Dalam pertandingan itu, mantan pemain Espanyol tersebut ditarik keluar pada menit ke-62.

Shin juga dipastikan kehilangan bek tengah Justin Hubner karena menjalani hukuman larangan bermain akibat akumulasi kartu kuning.

Meski kehilangan Jordi dan Justin, mantan pelatih Korea Selatan itu menutup kemungkinan memanggil Baggot  sebagai salah satu opsi di lini pertahanan Merah Putih. 

“Sama sekali tidak dipertimbangkan  (memanggil Baggot),” kata Shin.

Indonesia akan mengawali Kualifikasi Piala Dunia 2026 dengan laga tandang menghadapi Arab Saudi di Stadion King Abdullah Sport City, Jeddah pada 6 September pukul 01.00 WIB, sebelum menjamu Australia di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada 10 September. https://slots-kas138.store/

Budayawan temukan puluhan makam keramat palsu di Palabuhanratu

Budayawan Sunda dari Padjajaran Anyar Palabuhanratu menemukan puluhan makam keramat palsu di Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat tepatnya di Kampung Baru pada Kamis yang diduga dibuat oknum tidak bertanggung jawab untuk meraup keuntungan.

“Keberadaan makam keramat palsu di Desa Citepus diduga sengaja dibuat oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk disalahgunakan antara lain praktek perdukunan sehingga membawa kesesatan bagi siapapun yang datang ke makam ini dengan tujuan untuk mencari keberkahan seperti mencari penglaris usaha, pengasihan (pelet) dan lain sebagainya,” kata Ketua Umum Padjajaran Anyar Palabuhanratu Firman Nirwan Boestomi di Sukabumi, Kamis.

Menurut Firman, keberadaan makam tersebut membuat resah masyarakat sekitar karena banyak warga dari luar Palabuhanratu datang ke makam palsu ini untuk melakukan praktek diduga perdukunan.

Dari hasil penelusuran pihaknya, jumlah makam yang berada di tengah hutan tersebut jumlahnya mencapai 41 unit di mana ada satu makam yang dianggap paling keramat karena dibuat bangunan di atasnya dan bagian nisan dibungkus kain putih seperti kain kafan.

Menurut dia, makam tersebut dibentuk oleh oknum yang membangunnya dengan cara menyusun batu sehingga menyerupai kuburan tua yang usianya sudah ratusan tahun yang tujuannya untuk menarik kedatangan warga yang tengah mencari keberkahan untuk tujuan tertentu.

“Kami sengaja datang bersama warga sekitar untuk mencari siapa oknum yang membangun makam keramat palsu ini dan untuk memastikan tidak ada praktek yang menyimpang dari akidah agama, namun sayangnya di lokasi tidak ada siapapun diduga melarikan diri,” tambahnya.

Firman mengimbau kepada masyarakat agar tidak mudah percaya dengan istilah makam keramat yang tidak memiliki dasar kuat dalam ajaran agama Islam, terutama asal usul sejarah makam tersebut sehingga berujung kepada kesesatan dan terjerumus pada kemusyrikan.

Pihaknya berharap pemerintah dan aparat setempat terkait untuk segera menangani masalah ini dengan membongkar makam keramat palsu tersebut dan mengusut siapa yang bertanggung jawab atas pembuatannya untuk mencegah adanya praktek serupa di kemudian hari.

Pemprov Sumsel terima aset daerah yang ditertibkan oleh Kejati

Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Pemprov Sumsel) menerima aset daerah berupa tanah dan kendaraan yang ditertibkan oleh Kejaksaan Tinggi Sumsel dari pihak yang tidak bertanggungjawab.

Kepala Kejaksaan Tinggi Sumsel Yulianto saat konferensi pers di Palembang, Rabu, mengatakan pihaknya membantu Pemprov Sumsel dalam melakukan penataan dan penindakan aset yang dikuasai pihak yang tidak bertanggung jawab secara prenventif dan reprensif.

Ia menjelaskan pihaknya menyerahkan beberapa aset daerah milik Pemprov Sumsel yang berhasil diamankan, yaitu satu unit kendaraan Toyota Land Cruiser 2009 dengan Nomor Polisi BG 1145 MZ yang digunakan oleh Gubernur Sumsel periode Tahun 2008-2018.

“Dalam pengamanan tersebut, kami melakukan pendekatan preventif sehingga beliau menyerahkannya secara sukarela. Nilai dari kendaraan tersebut pada masa itu senilai Rp1,6 miliar. Akan tetapi, saat ini nilai jualnya mungkin di bawah Rp1 miliar,” jelasnya.

Kemudian, aset tanah di Jalan Seduduk Putih, 8 Ilir, Kota Palembang seluas 625 meter persegi dengan taksiran harga senilai Rp4,45 miliar.

Selain itu, saat ini juga pihaknya melakukan penyelidikan terhadap aset tanah milik Pemprov Sumsel yang berada di Jalan Gubernur Bastari, Jakabaring, Kota Palembang seluas 96.821 meter persegi 96,82 dengan taksiran harga senilai Rp96,82 miliar, dan aset tanah di Jalan Lingkar Istana, Demang, Kota Palembang seluas 6.939 meter persegi dengan taksiran harga senilai Rp69,30 miliar, serta

Kemudian, aset tanah yang berada di dekat Universitas Islam Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat seluas 800 meter persegi dengan taksiran harga senilai Rp69,39 miliar, aset tanah di Yogyakarta seluas 1.941 meter persegi dengan taksiran harga senilai Rp30 miliar.

Lalu, aset tanah Jalan Mayor Ruslan, Kota Palembang seluas 2.800 meter persegi dengan taksiran harga senilai Rp33,6 miliar.

“Sehingga total nilai aset Pemprov Sumsel yang harus diselamatkan, baik sedang diproses maupun telah dilaksanakan Rp284 miliar,” ujarnya.

Penyelidikan itu dilakukan Kejati Sumsel tidak hanya berfokus memenjarakan seseorang, akan tetapi untuk memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi pemerintah provinsi, kabupaten dan kota sehingga dapat menyumbang pendapatan asli daerah (PAD) yang tinggi, kata Yulianto.

Sementara itu, Pj Gubernur Sumsel Elen Setiadi mengucapkan terimakasih kepada Kejati Sumsel yang telah menyerahkan dua aset milik Pemprov Sumsel.

Ia menjelaskan pihaknya bersama Kejati Sumsel memiliki dua hal yang sedang difokuskan, yaitu penyelesaian dalam proses penataan aset, dan juga proses mitigasi penataan aset.

Terkait dengan proses mitigasi penataan aset. Berdasarkan evaluasi, dalam beberapa perkara cenderungannya penanganan perkara yang dilakukan Pemprov Sumsel pasti kalah jika tanpa pendampingan. Oleh sebab itu, pihaknya berkomitmen untuk meningkatkan kerjasama dengan Kejati Sumsel.

“Saat ini sedang banyak perkara di lingkungan Pemprov Sumsel. Maka, dengan dua hal ini penataan aset Pemprov menjadi lebih baik, sehingga aset-aset ini dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” jelasnya.

toto slot online

Kelompok akademisi dan sipil desak DPR hentikan revisi UU Pilkada

Constitutional and Administrative Law Society (CALS) yang merupakan gabungan/kelompok dari akademisi dan masyarakat sipil pemerhati hukum konstitusi, mendesak DPR RI dan pemerintah menghentikan pembahasan revisi Undang-Undang Pemilihan Kepala Daerah (UU Pilkada).

Dalam pernyataan sikapnya, Anggota CALS Titi Anggraini saat dihubungi di Jakarta, Rabu, komunitas akademisi dan masyarakat sipil itu meminta pemerintah dan DPR mematuhi Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 60/PUU-XXII/2024 dan Putusan MK Nomor 70/PUU-XXII/2024 yang dibacakan MK pada 20 Agustus 2024.

Badan Legislasi DPR RI pada Rabu atau sehari setelah dua putusan MK itu langsung mengadakan serangkaian rapat kerja pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Pilkada yang bakal merevisi UU Pilkada. Aksi DPR itu dikhawatirkan berbagai pihak bakal menganulir dua putusan MK terkait aturan main pilkada.

Menurut CALS, yang mayoritas anggotanya ahli hukum tata negara, Putusan MK Nomor 60/PUU-XXII/2024 memberikan keadilan dan kesetaraan kompetisi bagi seluruh partai politik, baik yang memperoleh kursi di DPRD maupun yang tidak.

“Putusan itu juga membuka peluang hadirnya calon kepala daerah alternatif untuk bertanding melawan dominasi koalisi gemuk,” kata Titi mewakili CALS.

Sementara itu, Putusan MK Nomor 70/PUU-XXII/2024 menegaskan bahwa secara historis, sistematis, praktik, dan perbandingan dengan pemilihan lain, syarat usia pencalonan kepala daerah dihitung sejak penetapan pasangan calon oleh KPU, bukan saat pelantikan pasangan calon terpilih.

Dalam pernyataan sikap yang sama, CALS juga mendesak elite-elite politik untuk tidak mengakali aturan main pilkada, khususnya dengan cara-cara mempersempit ruang untuk berkompetisi, menutup pencalonan kandidat-kandidat alternatif, dan memborong dukungan sampai akhirnya terbentuk koalisi yang gemuk.

Oleh karena itu, CALS juga meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) segera menindaklanjuti dua putusan MK itu.

Dalam pernyataan sikap itu, ada 27 akademisi dan praktisi yang tergabung di dalam CALS, diantaranya Aan Eko Widiarto, Alviani Sabillah, Auliya Khasanova, Beni Kurnia Illahi, Bivitri Susanti, Charles Simabura, Denny Indrayana, Dhia Al-Uyun, Fadli Ramadhanil, Feri Amsari, Herdiansyah Hamzah, dan Herlambang P. Wiratman.

Selain itu, Hesti Armiwulan, Idul Risha , Iwan Satriawan, Mirza Satria Buana, Muchamad Ali Safa’at, Muhammad Nur Ramadhan, Pery Rehendra Sucipta, Richo Andi Wibowo, Susi Dwi Harijanti, Taufik Firmanto, Titi Anggraini, Violla Reininda, Warkhatun Najidah, Yance Arizona, dan Zainal Arifin Mochtar.

demo slot pg soft

DKI tegaskan proses hukum kasus eksploitasi seksual Jakbar berlanjut

 Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) DKI Jakarta menegaskan bahwa proses hukum kasus eksploitasi seksual anak perempuan di bawah umur di Tambora, Jakarta Barat (Jakbar) berlanjut sehingga tak ada opsi diselesaikan melalui jalur keadilan restoratif (restorative justice/RJ).

“Bahwa kekerasan terhadap anak dalam bentuk apapun itu delik murni, terlebih kasus eksploitasi seksual yang melibatkan anak sebagai korban. Jadi, tidak dapat dilakukan upaya ‘restorative justice’,” kata Kepala Dinas PPAPP DKI Jakarta Mochamad Miftahulloh Tamary menjawab pers di Jakarta, Selasa.

Penegasan tersebut terkait kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di Tambora, Jakarta Barat yang melibatkan pelaku NE (21).

NE diduga menjual keperawanan korbannya berinisial I (15) dengan modus menjanjikan sejumlah uang dan keuntungan lain kepada korban. 

Oleh karena itu, pihaknya meminta aparat berwajib untuk melanjutkan kasus tersebut kendatipun jika ada upaya perdamaian dari pelaku atau pihak yang terlibat.

“Jika ada suatu perdamaian maka aparat penegak hukum wajib melanjutkan perkara ini,” kata Mochamad.

Lebih lanjut, kata Mochamad, jika ada konsesi dari upaya perdamaian, maka hal itu seharusnya dibiarkan menjadi pembelaan bagi kuasa hukum pelaku.

“Hasil perdamaian biarkan menjadi pembelaan bagi kuasa hukum terdakwa atau pertimbangan jaksa penuntut umum untuk menuntut lebih rendah atau hakim memutus lebih rendah dari hukuman yang diatur dalam peraturan perundang- undangan yang relevan,” kata Mochamad.

Mochamad juga menyoroti kondisi perekonomian keluarga korban yang tergolong susah yakni ibunya adalah seorang janda yang harus menghidupi tiga orang anak.

“Kerentanan korban itu makin diperuncing kondisi ekonomi keluarga yang tidak mumpuni, dalam kasus ini ibu kandung korban sebagai orang tua tunggal (single parent) yang harus menghidupi ketiga anaknya itu luput dalam pengawasan,” kata dia.

Selain itu gaya hidup korban yang mewah tanpa bimbingan orang tua juga mengakibatkan korban mudah tergoda iming-iming pelaku.

“Belum lagi pengaruh gaya hidup selebritas yang dipertontonkan tanpa bimbingan dari orang tua juga mempengaruhi anak sehingga tergoda akan iming-iming dan bujuk rayu pelaku,” kata Mochamad.

Pihaknya berkomitmen melakukan pendampingan, penanganan, pelindungan serta berkoordinasi dengan pihak-pihak yang lain dalam rangka pemenuhan hak kepada korban.

“Pemprov DKI Jakarta mendukung langkah proses penegakan hukum dan siap berkolaborasi untuk kepentingan terbaik bagi anak,” kata Mochamad.

Sebelumnya, polisi  mengungkapkan bahwa seorang wanita berinisial NE (21) yang menjadi pelaku Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di Tambora, Jakarta Barat, menjual keperawanan korbannya berinisial I (15) dengan modus menjanjikan sejumlah uang kepada korban tersebut.

Kasus tersebut terbongkar setelah orang tua korban mendapatkan informasi bahwa keperawanan anaknya telah dijual oleh pelaku sehingga orang tua korban melaporkannya ke Polsek Tambora.

“Pelaku NE (21), seorang wanita, telah kami tangkap. Kasus ini terungkap berkat kecurigaan orang tua korban yang melaporkan kepada kami setelah mengetahui anaknya dijual untuk kepuasan nafsu pria,” kata Kapolsek Tambora Kompol Donny Agung Harvida, Senin (19/8).

togel2win

FKK Unusa ciptakan “NU Posting” atasi stunting

Tim Dosen Fakultas Keperawatan dan Kebidanan Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (FKK Unusa) menciptakan inovasi atasi stunting, yakni NU-Posting (Nahdlatul Ulama – Pojok Stunting), sekaligus membuatnya dalam bentuk aplikasi.

“Hal itu menjadi bagian dari kegiatan pemberdayaan masyarakat desa yang kami adakan di Desa Parseh, Kecamatan Socah, Kabupaten Bangkalan,” kata Ketua Tim Pengabdian Masyarakat Unusa, Dr. Ika Mardiyanti, SST., M.Kes., dalam keterangannya di Bangkalan, Selasa.

Menurut dia, stunting yang masih banyak ditemui di wilayah dengan akses pelayanan kesehatan yang terbatas, membuat tim Unusa tergerak menciptakan inovasi atasi stunting, yakni NU-Posting berbentuk aplikasi, sekaligus edukasi dan intervensi kesehatan, untuk mewujudkan desa siaga bebas stunting.

“Kegiatan pengabdian masyarakat ini merupakan hasil tindak lanjut implementasi dari penelitian yang dilakukan oleh Irawati, seorang mahasiswi profesi bidan Unusa yang telah lulus pada Mei 2024. Penelitiannya berfokus pada penanggulangan masalah stunting melalui pijat Tuina, sebuah teknik pijat tradisional yang berasal dari Tiongkok,” katanya.

Dalam penelitian tersebut, Irawati menemukan bahwa pijat Tuina dapat memberikan dampak positif dalam mencegah stunting pada anak-anak.

“Inovasi dari kegiatan ini berangkat dari penelitian seorang mahasiswi, yang kemudian kita bersama melakukan tindak lanjut dan implementasi,” katanya.

Akhirnya, NU-Posting dibentuk di Puskesmas Jaddih, Desa Parseh, sekaligus menciptakan aplikasi NU-Posting untuk memudahkan pemantauan dan edukasi kepada masyarakat.

Alhamdulillah, implementasi ini juga mendapatkan hibah PPM dari Kemenristekdikti melalui DitjenDiktiRistek,” jelasnya.

Dalam aplikasi NU-Posting terdapat deteksi dini stunting, pemantauan gizi anak, modul pijat tuina, hingga video membuat resep masakan gizi seimbang yang bisa diterjemah ke Bahasa Madura. Tujuannya, agar masyarakat dapat melakukan upaya pencegahan secara mandiri di lingkungan mereka.

“Harapan kami inovasi ini dapat meningkatkan keilmuan, dan kami berupaya semaksimal mungkin agar inovasi ini dapat terus dilanjutkan,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Irawati, mahasiswa lulusan profesi bidan Unusa, mengatakan bahwa dirinya merasa bangga dan bersyukur dapat menerapkan penelitiannya ini menjadi kegiatan yang solutif, bahkan dapat dikembangkan menjadi sebuah teknologi inovasi.

“Alhamdulillah yang awalnya saya hanya menjadikan ini sebagai penelitian studi, akhirnya didukung penuh beberapa pihak diantaranya dosen saya di Unusa, kepala desa juga memfasilitasi posyandu rutin di Desa Parseh wilayah kerja Puskesmas Jaddih sebagai upaya pencegahan stunting juga. Semoga dengan pijat tuina bisa mengatasi permasalahan stunting di Indonesia ini,” ucapnya.

Menurut data Dinas Kesehatan Pemkab Bangkalan Kecamatan Socah, termasuk salah satu kecamatan yang memang termasuk lokus stunting dan gizi buruk di kabupaten paling barat di Pulau Garam itu.

Pada 2022, balita dengan kategori gizi buruk terdata di angka 3,9 persen, tapi saat ini menurun drastis bahkan hingga nol kasus gizi buruk.

Sementara untuk kategori balita kurang gizi yang sebelumnya di angka 8,2 persen, sekarang turun di angka 6 persen.

“Melalui metode pijat tuina ini, penurunan angka gizi buruk dan gizi kurang sangat drastis dan sangat bermanfaat bagi para balita, khususnya di Puskesmas Jaddih. Kami sangat bersyukur juga atas inovasi yang dikembangkan oleh pihak Unusa dengan adanya NU-Posting juga, yang di dalamnya ada modul edukasi pijat tuina,” kata Kepala Dinkes Bangkalan Nur Hotibah.

Ia juga menyatakan, pihaknya akan segera menerbitkan regulasi yang mendukung replikasi pijat tuina di puskesmas-puskesmas lain yang belum ter-edukasi mengenai metode itu.

“Langkah ini sangat penting untuk memastikan bahwa seluruh balita di Kabupaten Bangkalan, terutama yang berada di daerah terpencil, mendapatkan akses yang sama terhadap intervensi yang telah terbukti efektif ini,” katanya, menambahkan.

kera4d

Mentan: Kalimantan Tengah bisa jadi solusi pangan Indonesia

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyebut Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) bisa menjadi solusi masa depan terhadap berbagai persoalan pangan di Indonesia.

“Saya katakan solusi Indonesia untuk pangan itu bisa diberesin dari Kalimantan Tengah sehingga kami selalu datang ke sini karena melihat potensi besar,” kata Mentan saat Rapat Koordinasi Perluasan Areal Tanam (PAT) dan Optimasi Lahan Rawa bersama Pemerintah Kalimantan Tengah dan pemangku kepentingan lainnya di Palangkaraya, Selasa.

Dia menilai, daerah tersebut memiliki potensi besar dengan program optimasi lahan dan cetak sawah 500 ribu hektare.

“Kami melihat ada lahan untuk pertanian itu 2,7 juta hektare. Dari 2,7 juta hektare itu kita butuh 500 ribu hektare untuk padi,” ujar Mentan dalam keterangan di Jakarta.

Mentan mengaku optimis bahwa potensi Indonesia menjadi lumbung pangan dunia sudah ada di depan mata. Bahkan dalam waktu dekat, Indonesia bisa mewujudkan swasembada dan menutup kekurangan pangan yang ada saat ini, yaitu sebesar 4 juta ton.

“Kalau ini kita kerjakan baik-baik, 3 tahun ke depan masalah pangan bisa kita selesaikan. Artinya apa? shortage pemerintah 4 juta ton itu bisa kita diselesaikan di Kalimantan bahkan kita bisa capai swasembada,” katanya.

Menurut Mentan, kolaborasi pemrograman dan pihak terkait di Kalimantan Tengah sudah sangat luar bisa, di mana semua program Kementerian Pertanian berjalan dengan sangat baik. Meski demikian, dia ingin ada lompatan besar menuju Indonesia lumbung pangan dunia.

“Saya bangga ke Kalimantan Tengah karena terus menjaga kekompakkannya. Pak Kapolda, Pak Danrem luar biasa, Ibu Asisten juga luar biasa dan sangat kompak,” katanya.

Pemerintah saat ini tengah menyiapkan program optimasi lahan rawa di Kalimantan Tengah seluas 500 ribu hektare yang tersebar di 14 Kabupaten Kota se-Kalimantan Tengah.

Mengenai hal ini, Mentan mengajak Masyarakat Kalimantan Tengah untuk bersama-sama mengawal jalannya rencana tersebut.

Menurutnya, keterlibatan masyarakat akan menghasilkan kekuatan ekonomi yang jauh lebih besar terutama dalam menghadapi berbagai krisis multidimensi.

“Bapak, ibu konsep yang kami temukan adalah gerakan masyarakat harus kita perkuat. Nah salah satunya adalah rencana cetak sawah 500 ribu hektare yang ada di 14 Kabupaten Kalteng,” kata Mentan.

kera4d

Pemprov Sulbar alokasikan anggaran pengadaan satu juta bibit durian

 Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Pemprov Sulbar) mengalokasikan anggaran yang bersumber dari APBD Sulbar Tahun 2025 untuk pengadaan satu juta bibit durian Musang King.

“Kami akan menyediakan satu juta bibit durian Musang King yang bersumber dari APBD Sulbar 2025,” kata Penjabat Gubernur Sulbar Bahtiar Baharuddin, saat melakukan penanaman pohon, di Kabupaten Majene, Selasa.

Bibit durian itu, kata Bahtiar, nantinya akan dibagikan kepada masyarakat Sulbar.

“Sehingga empat tahun ke depan, Sulbar akan menjadi daerah penghasil durian Musang King di Indonesia. Jenis durian ini sangat diminati oleh warga dunia, terutama di China,” ujar Bahtiar.

Bahtiar menyampaikan bahwa Provinsi Sulbar dengan jumlah penduduk 1,4 juta jiwa memiliki peluang berkembang lebih cepat lagi.

“Kuncinya harus fokus pada sasaran yang dirasakan langsung masyarakat, baik nelayan, petani dan peternak. Jadi, kami berkomitmen menyiapkan bibit atau benih kepada masyarakat agar bisa dikelola dan menjadi sumber pendapatan masyarakat,” ujar Bahtiar.

Menurut Bahtiar, dengan fokus pada sasaran tersebut, maka Sulbar telah mempersiapkan kebutuhan komoditas yang saat ini diperlukan di negara lain, seperti China yang butuh pisang, Malaysia yang butuh durian.

“Cari tanaman yang tidak diproduksi di negara lain. Seperti sukun, yang merupakan tanaman endemik Sulawesi, khususnya di Sulsel dan Sulbar dan bisa tumbuh di manapun,” kata Bahtiar.

Bahtiar menyampaikan bahwa dalam menjalankan tugas di Sulbar, akan mendedikasikan diri untuk memastikan anggaran yang bersumber dari negara, menyentuh langsung kepada masyarakat.

Penjabat Gubernur juga meminta agar warga Sulbar ikut mengawal penggunaan APBD Sulbar 2025.

“Saya telah meminta seluruh OPD agar menganggarkan kebutuhan yang benar-benar menyentuh masyarakat. Jadi, saya pastikan APBD Sulbar 2025 berpihak dan menyentuh langsung ke rakyat Sulbar,” kata Bahtiar pula.

kas138

DBS tegaskan komitmen keberlanjutan lewat pemasangan 50 sensor udara

PT Bank DBS Indonesia menegaskan komitmennya terhadap isu keberlanjutan melalui pemasangan 50 sensor udara di beberapa tempat termasuk lokasi bank tersebut beroperasi, bekerja sama dengan perusahaan rintisan (startup) NAFAS.

Langkah ini merupakan salah satu pemanfaatan dana hibah yang diberikan DBS kepada NAFAS melalui program DBS Foundation Business for Impact Grant Award 2023, kata Head of Group Strategic Marketing and Communications PT Bank DBS Indonesia Mona Monika dalam keterangannya di Jakarta, Selasa.

Kemitraan ini, menurut DBS Indonesia, merupakan wujud peran aktif bank untuk memfasilitasi dan menyukseskan misi NAFAS dalam mendapatkan dan mengolah data tentang kualitas udara di beberapa lokasi.

“Kolaborasi dengan NAFAS ini sejalan dengan ‘spark’ yang dimiliki Bank DBS Indonesia untuk memberikan dampak positif yang signifikan bagi masyarakat. Kolaborasi ini juga sejalan dengan upaya keberlanjutan kami melalui pilar ketiga, yakni impact beyond banking,” katanya.

Berdasarkan data dari NAFAS pada Januari-Juni 2024, kualitas udara di DKI Jakarta menunjukkan rata-rata konsentrasi partikulat atau PM2,5 sebesar 34 mikrogram per meter kubik.

Kualitas udara ini berarti tujuh kali lebih buruk dari standar yang ditetapkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), yakni sebesar 5 mikrogram per meter kubik per tahun.

Pengukuran kualitas udara menggunakan skala dari Badan Perlindungan Lingkungan AS (US EPA), dengan data yang diambil dari lebih dari 100 sensor kualitas udara yang dipasang oleh NAFAS di seluruh wilayah Jabodetabek.

Co-founder sekaligus CEO NAFAS Indonesia Nathan Roestandy mengatakan, menghadirkan data yang lebih komprehensif dan real time dengan adanya lebih banyak alat sensor di berbagai titik merupakan salah satu cara menangani isu kualitas udara.

“Dengan adanya alat pengukur udara, kami optimistis dapat memberikan gambaran data yang lebih lengkap terhadap kondisi udara diberbagai lokasi agar pemerintah atau instansi terkait dapat membuat kebijakan atau strategi yang lebih baik untuk mengatasi permasalahan ini,” kata Nathan.

Sensor kualitas udara luar ruangan yang dipasang oleh NAFAS bekerja dengan cara menangkap partikel-partikel kecil, gas, temperatur, hingga kelembapan.

Sampel tersebut dapat diambil hingga 20 kali setiap menit untuk kemudian diolah dan dikalibrasi.

Setelah itu, data ditampilkan di aplikasi NAFAS dan diperbaharui setiap 10-20 menit.

Sementara itu, Consumer Banking Director PT Bank DBS Indonesia Melfrida Gultom mengatakan, DBS Indonesia senantiasa berkomitmen menerapkan kebijakan operasional ramah lingkungan.

Salah satunya mengganti lampu di seluruh kantor cabang di Jakarta dengan lampu LED yang lebih hemat energi sejak tahun 2023.

Selain itu, Bank DBS Indonesia juga memanfaatkan energi terbarukan dengan memasang panel surya di beberapa kantor cabang.

Untuk mengurangi penggunaan kertas, Bank DBS Indonesia mendorong nasabah beralih ke e-statement, yang hingga Juli 2024 tercatat sebanyak 91 persen nasabah ritel sudah menggunakan layanan tersebut.

“Berkat langkah-langkah ini, Bank DBS Indonesia berhasil menurunkan emisi karbon sebesar 322 metrik ton dalam satu tahun, serta memangkas konsumsi energi hingga 62 persen sepanjang tahun 2023,” kata Melfrida.

Terkait dengan program dana hibah seperti yang didapatkan NAFAS pada tahun lalu, DBS melalui DBS Foundation kini kembali membuka kesempatan bagi bisnis yang berdampak untuk mendaftarkan diri dalam DBS Foundation Grant 2024.

Pelaku bisnis terpilih berkesempatan untuk mendapatkan dana hibah hingga 250 ribu dolar Singapura.

Selain dana hibah, DBS Foundation juga akan membantu para penerima dana hibah melalui pengembangan kapasitas, mentoring, solusi perbankan preferensial, dan dukungan lainnya.

Wirausaha sosial terpilih juga dapat terhubung dengan komunitas Impact Makers DBS Foundation yang terus berkembang untuk bertukar ide dan mengeksplorasi sinergi

kas138