Pelatih Bali United, Stefano Cugurra secara mengejutkan mengumumkan segera mundur dari jabatannya di Serdadu Tridatu –julukan Bali United– usai timnya kalah 1-2 dari Persib Bandung, Jumat 18 April 2025. Pelatih yang akrab disapa Teco itu tepatnya akan hengkang dari kursi kepelatihan Bali United usai Liga 1 2024-2025 berakhir.
Ya, kekalahan Bali United dari Persib di laga pekan ke-29 Liga 1 2024-2025 ternyata menjadi pukulan yang amat keras untuk Stefano Cugurra. Ia pun mengaku sudah berbicara dengan manajemen Bali United bahwa mulai musim depan ia tak lagi menangani Irfan Jaya dan kawan-kawan.
1. Putuskan Mundur
Teco akui kekalahan ini sungguh membuatnya kecewa. Apalagi Bali United sempat unggul lebih dulu melalui Irfan Jaya (23).
Namun Persib Bandung mampu membalikan keunggulan melalui Beckham Putra (69) dan Gustavo Franca (81). Sehingga Bali United kalah dengan skor 1-2 dan itu merupakan kekalahan ke-10 Bali United di musim ini.
Sebagai pelatih, Teco merasa bertanggung jawab atas buruknya performa Bali United hingg kini menempati posisi ke-10 di klasemen sementara Liga 1 2024-2025. Karena alasan itulah ia merasa dirinya perlu mundur dari pelatih Bali United.
Timnas Uzbekistan U-17 bakal lawan Arab Saudi U-17 di final Piala Asia U-17 2025.
JADWAL siaran langsung final Piala Asia U-17 2025 yang mempertemukan Tim Nasional (Timnas) Arab Saudi U-17 vs Uzbekistan U-17 dapat Anda ketahui di artikel ini. Laga yang disiarkan secara live di iNews itu tepatnya akan dimainkan pada Minggu 20 April 2025 malam WIB.
Laga final Piala Asia U-17 edisi ke-20 itu akan berlangsung di Stadion King Fahd Sports City, Taif, Arab Saudi. Pertandingan nanti akan menjadi laga ulang fase grup, karena Arab Saudi U-17 dan Uzbekistan U-17 berada di Grup A.
1. Tuan Rumah Optimis
Arab Saudi U-17 sejatinya kalah di pertemuan pertama melawan Uzbekistan U-17 saat di Grup A. Tepatnya tim tuan rumah tumbang dengan skor 0-3.
Kendati demikian, seiring berjalannya Piala Asia U-17 2025, permainan Arab Saudi U-17 terus berkembang hingga akhirnya mencapai final.
Kiper Arab Saudi U-17, Abdulrahman Al Otaibi, mengakui timnya sudah berkembang pesat. Keberhasilan menyingkirkan Korea Selatan U-17 di semifinal menjadi buktinya.
Daftar Lengkap Juara Piala Dunia U-17
“Kemenangan ini (atas Korea Selatan U-17) merupakan puncak dari usaha kami dalam beberapa hari terakhir dan saya sangat senang bisa mencapai final,” kata Al Otaibi, dikutip dari laman resmi AFC, Sabtu (19/4/2025).
Saya mengerjakan pekerjaan rumah saya. Saya mempelajari tendangan mereka saat melawan Tajikistan. Saya melihat teknik para pemain dan itu membuahkan hasil,” tutupnya.
2. Uzbekistan U-17 Dijagokan
Timnas Uzbekistan U-17 menjadi satu-satunya tim yang tak terkalahkan di Piala Asia U-17 2025 sejauh ini. Penampilan mereka dari fase grup hingga semifinal begitu luar biasa, sehingga tidak heran jika Uzbekistan U-17 mampu mencapai final.
Uzbekistan U-17 sendiri tercatat sudah pernah satu kali juara Piala Dunia U-17, momen itu terjadi 2012 silam. Kini, mereka pun siap merebut gelar juara kedua mereka dengan menumbangkan tim tuan rumah Arab Saudi U-17 pada Minggu 20 April 2025.
Lantas, akankah Uzbekistan U-17 yang berjaya? Atau justru Arab Saudi U-17 yang akan berpesta di kandang sendiri? Patut dinantikan.
Laga Timnas Bahrain vs Arab Saudi diharapkan berakhir imbang agar menguntungkan Timnas Indonesia
TIMNAS Indonesia melesat ke posisi 3 klasemen sementara Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia jika Arab Saudi ditahan Bahrain? Sebelum membahas ke sana, kita lihat dulu klasemen sementara Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia hingga matchday delapan.
Posisi puncak ditempati Timnas Jepang dengan 20 angka. Skuad Samurai Biru -julukan Timnas Jepang- bahkan sudah dipastikan lolos Piala Dunia 2026 kelar matchday ketujuh.
Lanjut ke posisi dua dan tiga ada Timnas Australia serta Arab Saudi yang mengemas 13 serta 10 angka. Mengekor di posisi empat ada Timnas Indonesia dengan sembilan poin, unggul tiga angka atas Bahrain dan China di tempat kelima dan keenam.
Setelah menggelar pertandingan pada Maret 2025, babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia kembali bergulir pada Juni 2025. Matchday sembilan Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia digelar pada Kamis, 5 Juni 2025.
Sebanyak tiga pertandingan digelar di hari tersebut. Sebut saja Jepang vs Australia pukul 17.35 WIB, Timnas Indonesia vs China (pukul 20.45 WIB) dan Bahrain vs Arab Saudi (pukul 23.00 WIB).
2. Timnas Indonesia Melesat ke Posisi 3 Asalkan Penuhi 2 Syarat
Timnas Indonesia langsung melesat ke posisi 3 klasemen sementara Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia kelar matchday sembilan asalkan memenuhi dua syarat. Pertama, skuad asuhan Patrick Kluivert wajib menang atas China.
Peluang Timnas Indonesia menang atas China sangat besar. Selain karena bermain di kandang sendiri, materi pemain skuad Garuda juga jauh lebih mentereng ketimbang sang lawan.
Satu lagi, chemistry antarpemain Timnas Indonesia diprediksi juga jauh lebih kuat ketimbang laga Maret 2025. Penyebabnya karena Ole Romeny dan kawan-kawan memiliki waktu berkumpul lebih lama di Juni 2025.
Hal itu karena kompetisi top-top Eropa sudah rampung pertengahan atau paling lambat akhir Mei 2025. Alhasil, Jay Idzes dan kawan-kawan setidaknya memiliki waktu satu minggu untuk latihan bareng.
Satu syarat lainnya adalah berharap laga Bahrain vs Arab Saudi berakhir imbang, atau The Reds -julukan Arab Bahrain- yang memenangkan pertandingan. Jika laga Bahrain vs Arab Saudi imbang, Timnas Indonesia tak hanya naik ke posisi tiga. Skuad Garuda juga dipastikan lolos ke babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Koleksi 12 angka menggaransi Timnas Indonesia finis empat besar yang memastikan melaju ke babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Menarik menanti aksi Timnas Indonesia pada Juni 2025, yang dijadwalkan menantang China (5 Juni 2025) dan Jepang (10 Juni 2025).
Berdasarkan unggahan TMC Polda Metro melalui akun Instagramnya menyebutkan, peristiwa tersebut terjadi pada malam ini sekira pukul 20.10 WIB.
“Sebuah truk mengalami kecelakaan tunggal terguling sekitar pukul 20.10 WIB di tanjakan Flyover Pesing arah Grogol,” tulis TMC Polda Metro yang dilihat Jumat (18/4/2025).
Dalam unggahan itu disebutkan, saat ini pihak kepolisian Satlantas Polres Metro Jakarta Barat bersama petugas pemadam kebakaran melakukan proses evakuasi dan pembersihan tumpahan oli.
“Saat ini masih dalam proses evakuasi anggota Sat Lantas Jakarta Barat dan proses pembersihan tumpahan oli oleh petugas pemadam kebakaran,” tulisnya.
Di sisi lain, para pengendara yang akan melalui Flyover Pesing dari arah Grogol maupun dari arah Kalideres dialihkan melalui jalur bawah.
“Untuk kendaraan yang akan melalui Flyover Pesing baik dari arah Grogol maupun dari arah Kalideres sementara dialihkan melalui jalur bawah selama proses evakuasi,” jelasnya.
Dari foto dan video yang diunggah, terlihat kendaraan truk yang terlibat kecelakaan sudah dilakukan evakuasi. Sementara, tampak petugas pemadam menyemprotkan air ke jalanan untuk menghilangkan tumpahan oli.
Hasto Masih Sempat Tertawa Setelah Sidang: Masih Belajar sebagai Terdakwa
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto selesai menjalani sidang perdana pemeriksaan saksi terkait kasus dugaan suap pergantian antar waktu (PAW) anggota DPR RI dan perintangan penyidikannya, Kamis (17/4/2025).
Setelah sidang, Hasto menyempatkan diri untuk berbicara ke awak media. Dalam momen tersebut, Hasto sempat tertawa seusai menyebutkan dirinya masih belajar sebagai terdakwa.
“Jadi ini pertama, masih belajar sebagai terdakwa,” kata Hasto yang kemudian dilanjutkan tertawa.
“Jadi, mengikuti persidangan dan ternyata banyak belajar tentang bagaimana kami semua baik dri JPU maupun PH dan juga saya, selaku terdakwa diberikan kesempatan juga untuk menyampaikan keberatan,” sambungnya.
Hasto juga menyinggung keterangan yang disampaikan eks komisioner KPU, Wahyu Setiawan. Di ruang sidang, Wahyu menyebutkan pernah mendengar obrolan yang menyebutkan sumber suap Harun Masiku berasal darinya.
“Tadi sudah saya sampaikan keberatan karena apa yang disampaikan oleh saudara saksi, Wahyu Setiawan itu berbeda dengan keterangan dan putusan nomor 28 tahun 2020 yang telah memiliki kekuatan hukum tetap,” ujarnya.
Wahyu hadir sebagai saksi dalam sidang tersebut bersama eks Ketua KPU, Arief Budiman. Sejatinya, eks anggota Bawaslu Agustiani Tio Fridelina juga diajukan sebagai saksi namun berhalangan hadir.
Sebelumnya, Wahyu Setiawan mengklaim pernah mendengar percakapan yang membahas uang suap yang diterimanya berasal dari Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto.
Belasan tahanan Rutan Sialang Bungkuk Pekanbaru dugem dan diduga pesta narkoba an viral di media sosial.Terkait hal tersebut, pihak Kanwil Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Riau mengandeng pihak terkait melakukan tes Urine.
Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Ditjenpas Riau, Maizar menegaskan bahwa hal ini dilakukan sebagai salah satu langkah yang dilakukan untuk penanganan kasus viral tersebut.Phak pihak yang yang bertangungjawab nantinya diberikan sanksi jika terbukti bersalah.
“Sedang dilakukan tes (urine) oleh tim kesehatan. Jumlahnya ada 14 (tahanan),”kata Maizar Rabu (16/4/2025).
Terkait apa hasilnya, dia belum bisa menjelaskan karena masih menungu dari tim. “Nanti kalau sudah ada hasilnya, diberi tau. Kami sedang melakukan investigasi,”imbuhnya.
Kasus viralnya para napi dan dugem di sel tahanan ini juga telah berbuntut dicopotnya Kepala Rumah Tahanan (Rutan) Sialang Bungkuk Pekanbaru yang belumnya dipegang Banstian Manalu beralih ke Nimrot Sihotang. Bastian di Tarik di Kanwil sedangkan Nimrot Sihotang sebelumnya menjabat Kabid Perawatan, Pengamanan, dan Kepatuhan Internal Kanwil Ditjenpas Riau.
Ikatan Dokter Indonesia (IDI) tengah melakukan investigasi terkait viralnya rekaman CCTV, dokter kandungan melakukan pelecehan seksual ketika melalukan pemeriksaan ultrasonografi (USG) kepada ibu hamil. Adapun dokter tersebut diketahui bernama M. Syafril Firdaus.
“Tadi pagi saya sudah telpon ketua IDI Jawa Barat, (dia) dokter kandungan juga, mereka lagi melakukan investigasi proses,” ujar Ketua Umum IDI, Dr Slamet Budianto dalam program OneonOne yang akan tayang di Sindonews TV pada Jumat (18/4/2025).
Dia mengaku heran mengapa di ruang praktek terdapat CCTV. Terlebih jika ada CCTV maka sang dokter harus meminta izin terlebih dahulu kepada pasien.
“Dan apalagi ada CCTV di situ ya. Saya gak tahu siapa yang nyebar. Kok ada CCTV di ruang praktek gitu kan,” tuturnya.
Dia menegaskan bahwa IDI berwewenang menginvestigasi kasus tersebut karena berada di luar rumah sakit.
“Kita lagi melakukan tindak lanjut. Karena itu berada di luar rumah sakit. IDI punya kewenangan untuk ke situ,” ucapnya.
Terpisah, aksi mesum dokter kandungan di Garut, Jawa Barat, M Syafril Firdaus telah dibenarkan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Garut.
Kadinkes Kabupaten Garut Leli Yuliani mengatakan, pelaku yang diketahui bernama dr Syafril alias dr Iril pernah berdinas di rumah sakit pemerintah. Namun sejak 2024 akhir kontraknya telah dihentikan dan tidak lagi bekerja di pemerintah.
“Mengenai beredarnya vidio tersebut Dinas Kesehatan akan memeriksa lebih lanjut kebenaran video yang beredar. Sebab pada 2024 juga ada laporan terkait aksi dokter tersebut yang melakukan aksi cabulnya sehingga video yang beredar apakah kasus baru atau yang telah lampau,” ujarnya, Selasa (15/4/2025).
Leli Yuliani menyebut pihaknya akan mengklarifikasi kebenaran video tersebut apakah kasus baru atau lama. “Masih perlu melakukan klarifikasi lagi apakah kasus dulu atau baru lagi tapi sejak 2024 akhir sudah tidak bekerja di fasilitas kesehatan pemerintah,” ucapnya.
“Dia (pelaku) tidak tahu korban polisi,” ujar Kapolres Metro Bekasi, Kombes Mustofa dalam konferensi pers, Senin (14/4/2025).
Mustofa mengatakan, setelah menguasai kendaraan korban, kedua pelaku kemudian menjual ke seorang penadah, yakni Sodik seharga Rp 3,8 juta melalui media sosial.
“Yang bersangkutan menjual melalui media sosial, dijual oleh pelaku sebesar Rp 3,8 juta,” ungkapnya.
Usai menjual kendaraan korban, kata Mustofa, Deni dan Ardi yang mengetahui aksinya viral di media sosial, hingga akhirnya mereka kabur melarikan diri ke beberapa tempat untuk menghindari kejaran polisi.
Mustofa menambahkan, tepat pada Kamis (10/4/2024), polisi menangkap keduanya, termasuk penadah kendaraan korban.
“Pelaku Ardi ditangkap di Sukatani, pelaku Deni ditangkap di Cibitung sedangkan pelaku Sodik ditangkap di Cikarang Utara,” ujarnya.
Sementara itu, Sodik mengetahui bahwa kendaraan yang dibelinya merupakan hasil tindak kejahatan.
“Enggak tahu,” jelas dia.
Terhadap Deni dan Ardi, polisi menjerat Pasal 365 Ayat (2) KUHP terkait pencurian dengan kekerasan. Keduanya terancam hukuman maksimal 12 tahun penjara.
Video pengakuan seorang tahanan yang mengungkap praktik dugaan jual beli fasilitas di tahanan Polda Jawa Tengah viral di media sosial. Dalam video tersebut, tahanan mengaku dengan membayar Rp1 juta mendapatkan fasilitas seperti kamar khusus. Bahkan, bisa sewa handphone hingga izin keluar dari sel sekadar mencari angin segar.
Video tersebut pertama kali diunggah oleh akun X @masbro dan langsung mendapat perhatian warganet. Unggahan itu telah disukai lebih dari tiga ribu kali dan menuai ratusan komentar dari pengguna lainnya.
Dalam pengakuannya, tahanan menyebut bahwa sejak hari pertama ia ditahan pada Agustus 2024, sudah harus membayar untuk mendapatkan fasilitas tertentu kepada oknum petugas. Ia juga menyebutkan bahwa penyewaaan handphone dikenai tarif ratusan ribu rupiah per jam.
Bahkan, untuk bisa keluar dari sel hanya sekadar menghirup udara segar, juga dikenai biaya. Tak hanya itu, disebutkan pula adanya layanan “bukaan blok”, yaitu akses ke kamar tertentu pada waktu-waktu apel dengan tarif hingga Rp2 juta. Kesaksian tersebut mengarah pada dugaan kuat terjadinya praktik pungutan liar yang dilakukan oknum di lingkungan rumah tahanan.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Bidang Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Artanto, membenarkan bahwa lokasi dalam video yang beredar merupakan rutan milik Polda Jateng. Namun, ia menyatakan bahwa isi video itu sedang diselidiki lebih lanjut.
“Penyelidikan sedang dilakukan oleh petugas Divisi Propam Polda Jawa Tengah. Jika nantinya ditemukan dugaan pelanggaran oleh oknum anggota, maka tidak akan segan-segan untuk memberikan sanksi,” katanya, Minggu (13/4/2025).
Diduga pernah menjadi pelaku pelecehan seksual kepada salah satu murid perempuannya, salah seorang guru yang telah dipindahkan, mendapatkan penolakan untuk kembalimengajar di SMAN 3 Kota Sukabumi.oleh siswa-siswinya.
Penolakan dilakukan para siswa-siswi SMAN 3 Kota Sukabumi dengan melakukan aksi di media sosial yang menyerukan menolak pelaku pelecehan seksual kembali mengajar di sekolah hingga viral di media sosial karena direpost oleh akun media komunitas warga Sukabumi.
Saat dikonfirmasi, Humas SMAN 3 Kota Sukabumi, Asep Rahmat Kurniawan mengklarifikasi adanya kabar pemindahan guru berinisial CC kembali ke SMAN 3 Kota Sukabumi tersebut, dan menyatakan bahwa hal tersebut tidak sesuai dengan fakta yang sebenarnya.
“Izinkan saya menjelaskan kronologis sebelumnya, sekitar 2 tahun lalu, November 2023 saat itu ada laporan dari siswa katanya telah terjadi pelecehan seksual. Bukan dalam arti sebenarnya, hubungan atau lainnya, tapi dalam arti lain, kita sekolah mengutuk kalaupun terjadi kegiatan seperti itu,” ujar Asep, Sabtu (12/4/2025).
Asep menambahkan, tindakan pelecehan seksualnya tersebut tidak bisa dijelaskan karena pada saat dikonfrontir baik korban maupun pelaku tidak menceritakan secara jelas, detail, pelecehan seksualnya seperti apa. Karena menurutnya pegangan tangan juga sudah pelecehan seksual jika yang bersangkutan merasa tidak berkenan.
“Saya tidak tahu yang sebenarnya hanya laporan itu kita respon, ditindaklanjuti dengan melibatkan kesiswaan, BK semua menangani termasuk kepala sekolah selaku ujung tombak. Kita tabayyun kepada korban, kepada tersangka juga tabayyun, lalu dikumpulkan di ruang kepala sekolah lalu hasilnya menyatakan kedua belah pihak menerima dalam arti tidak ada tindakan ke ranah lain, kepolisian dan sebagainya,” ujar Asep.
Lebih lanjut Asep mengatakan, kejadian sudah dianggap selesai sampai sekarang tidak terjadi apa-apa dan pihak sekolah menindaklanjuti dengan melapor ke KCD Wilayah V dan sudah diselesaikan secara kepegawaian. Saat itu guru tersebut tidak lagi bertugas di SMAN 3 Kota Sukabumi melainkan ditugaskan ke sekolah lain.